Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Sekretaris Daerah (Sekda Aceh) Muhammad Nasir SIP, MPA, atas nama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik 201 kepala SMA, SMK, dan SLB se-Aceh yang berasasl dari 23 kabupaten/kota.
Pelantikan massal ini berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Aceh, Banda Aceh, Senin (26/1/2026) siang hingga petang.
Pelantikan ini juga disaksikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Abdul Qahar, beberapa anggota DPRA, serta sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh.
Dalam sambutannya, Sekda Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penataan manajemen pendidikan menengah di Aceh dengan fokus memperkuat kepemimpinan di tingkat sekolah.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penataan manajemen pendidikan menengah di Aceh dengan fokus memperkuat kepemimpinan di tingkat sekolah.
Lebih lanjut Sekda menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah dapat berjalan lancar tanpa terganggu oleh pergantian pimpinan sekolah pada tahap awal program.
Ia tambahkan bahwa kepala sekolah dari lembaga/satuan pendidikan yang menerima program revitalisasi tahun 2025 belum dilibatkan dalam pelantikan gelombang pertama ini.
“Mereka dijadwalkan mengikuti rotasi dan pelantikan tahap kedua setelah evaluasi awal program dilakukan,” ujar Sekda.
Pelantikan tahap pertama ini mencakup mayoritas kepala SMA, SMK, dan SLB negeri di Aceh yang sekolahnya tidak termasuk dalam program revitalisasi.
Dikatakan, langkah ini dinilai strategis untuk melakukan penyegaran kepemimpinan sekolah sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan menengah.
“Program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari agenda nasional dan daerah yang meliputi pembenahan prasarana dan sarana, penguatan manajemen sekolah, serta peningkatan kualitas proses pembelajaran, khususnya di SMK,” ujar Sekda Aceh.
Ia ungkapkan bahwa Pemerintah Aceh menilai kepala sekolah pada satuan pendidikan penerima revitalisasi perlu fokus penuh mendampingi pelaksanaan program tersebut.
Sekda juga mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah adalah amanah besar.







