Aceh Utara|BidikIndonesia.com – Warga menemukan jasad Muhammad Saleh, korban banjir yang telah hilang selama dua bulan lebih, di Dusun Pante Reusep, Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (16/2/2026).
Penemuan ini mengejutkan warga karena posisi jasad berada di tempat yang tak biasa. Jasad Muhammad Saleh ditemukan sudah menjadi tulang belulang di atas sebuah pohon sawit. Diduga kuat, saat banjir besar melanda dua bulan lalu, korban melarikan diri ke kawasan perkebunan tersebut dan memanjat pohon untuk menyelamatkan diri dari terjangan air.
Kepala Desa Geudumbak, Saiful Bahri, saat dihubungi melalui telepon menyebutkan bahwa dengan ditemukannya Muhammad Saleh, seluruh warganya yang sempat dinyatakan hilang akibat banjir kini telah ditemukan. “Total delapan korban jiwa warga kami,”
Saat ini, tulang belulang tersebut telah dimakamkan di desa setempat. Prosesi pemakaman dihadiri oleh pihak keluarga serta warga desa yang ikut berduka.
Krisis Air Bersih Pascabencana
Selain duka kehilangan warga, Saiful Bahri juga mengeluhkan kondisi krisis air bersih yang masih menjerat warga pascabanjir. Ia sangat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan berupa sumur bor dengan kapasitas besar untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga desa.
“Jumlah sumur bor bantuan ada, namun tidak cukup. Saat ini, PMI yang rutin mendistribusikan air bersih.
Kami harap bisa dibangun sumber air kapasitas besar di desa ini,” ungkapnya.
Selama ini, warga hanya bergantung pada bantuan distribusi air rutin dari Palang Merah Indonesia (PMI) karena sumber air lokal yang belum memadai pascabencana besar tersebut.
Empat Korban Masih Hilang Meskipun pencarian di Desa Geudumbak telah berakhir, secara keseluruhan di Kabupaten Aceh Utara masih terdapat empat korban banjir lainnya yang dinyatakan hilang. Hingga dua bulan lebih pascabencana, keberadaan mereka masih menjadi misteri.
Berikut adalah data korban yang masih dalam pencarian:
1. Syawaluddin: Warga Desa Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara.
2.Saidah: Warga Desa Lhok Reudeub, Kecamatan Tanah Jambo Aye.
3.Yahwa: Warga Desa Gunci, Kecamatan Sawang.
4. M Reza: Warga Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang.
Pihak otoritas terkait dan keluarga terus berharap adanya titik terang mengenai keberadaan keempat warga tersebut di tengah upaya pemulihan wilayah yang terus berjalan.

