Sabang|BidikIndonesia.com – Sektor pariwisata dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pertumbuhan ekonomi Kota Sabang ke depan. Pengembangan potensi wisata secara berkelanjutan diharapkan tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memperluas peluang usaha dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRK Sabang Magdalaina menilai sektor pariwisata memiliki prospek strategis sebagai penggerak utama perekonomian Kota Sabang. Pengelolaan potensi wisata secara terarah dan berkelanjutan dinilai dapat memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), menggerakkan usaha masyarakat, serta membuka lapangan ekonomi baru.
Magdalaina mengatakan, Sabang memiliki keunggulan alam dan bahari yang menjadi modal penting dalam membangun sektor pariwisata. Potensi tersebut perlu ditopang pengelolaan destinasi yang baik agar tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
“Jangan biarkan keindahan Sabang hanya jadi cerita. Jaga kebersihannya, lestarikan alamnya, ramah kepada tamunya,” ujar Magdalaina Senin 2 November 2026.
Ia menyebut Pantai Iboih, Gapang, Sumur Tiga, kawasan Gunung Berapi Jaboi, hingga Tugu Kilometer Nol Indonesia sebagai bagian dari daya tarik wisata yang memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi unggulan. Keberadaan berbagai objek wisata tersebut menjadi peluang yang perlu dioptimalkan melalui peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan.
Menurut Magdalaina, kemajuan pariwisata tidak cukup diukur dari jumlah kunjungan wisatawan. Sektor tersebut juga harus mampu menciptakan perputaran ekonomi yang melibatkan masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta usaha jasa pariwisata.
Karena itu, DPRK Sabang berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah daerah agar pengembangan pariwisata memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha lokal. Aspek kebersihan destinasi, pelestarian lingkungan, dan kualitas pelayanan juga menjadi perhatian dalam menjaga daya saing pariwisata Sabang.
“DPRK Sabang berkomitmen penuh mengawal kebijakan pemerintah terhadap pariwisata yang berpihak pada pelaku wisata lokal, menjaga kebersihan destinasi, dan memastikan pariwisata Sabang berkelanjutan,” kata Magdalaina.
Ia mengajak pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat membangun kesadaran bersama dalam menjaga aset wisata daerah. Sinergi seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar keunggulan alam Sabang dapat dikelola menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing daerah sebagai destinasi wisata nasional dan internasional.


