Demi Antar Logistik ke Pedalaman Aceh Timur, Kak Na dan Istri Mendagri Harus Tempuh Medan Sulit

Idi|BidikIndonesia.com – Sah Raja merupakan gampong terpencil di pedalaman Aceh Timur.Saat banjir November lalu aksesnya putus total.

Kayu-kayu gelondongan dan lumpur tebal telah menyelimuti desa tersebut. Bahkan warganya pun banyak mengungsi.

Ketua TP PKK Aceh Marlina atau Kak Na, mendampingi Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian harus melewati medan menantang dan penuh perjuangan saat menggapai perkampungan tersebut.

Kak Na, dan Tri Tito Karnavian, menembus medan sulit untuk menjangkau masyarakat terdampak bencana di Gampong Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah. Akses yang jauh dan kondisi jalan yang berat menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu tak menyurutkan langkah Kak Na dan rombongan untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Bacaan Lainnya

“Perjalanannya lumayan jauh dengan medan yang sulit, Alhamdulillah, kami bersama Ibu Ketum TP PKK Pusat bisa tiba ke Gampong Sah Raja untuk berkunjung, bersilaturrahmi dengan masyarakat terdampak bencana serta menyalurkan bantuan untuk warga,” ujar Kak Na, Minggu (25/1/2026).

Setibanya di lokasi, Kak Na tak kuasa menyembunyikan rasa prihatin melihat kondisi Sah Raja yang porak-poranda akibat bencana. Meski tak asing dengan suasana pascabencana, sebagai istri Gubernur Aceh, Kak Na mengaku sangat memahami derita yang dialami masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tetap bersabar, Insya Allah akan selalu ada hikmah di balik bencana. Saat ini, pemerintah di semua tingkatan terus berupaya melakukan upaya penanganan dan pembenahan pasca bencana. Ke depan, InsyaAllah, kehidupan masyarakat Aceh bisa bangkit lagi di masa mendatang,” ungkapnya.

Senada dengan Kak Na, Ketua Umum TP PKK  Pusat Tri Tito Karnavian juga menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana.

“Tentu ada hikmah dibalik semua yang telah Allah takdirkan, kami berharap masyarakat tetap bersabar dalam menghadapi musibah ini. Saat ini Pemerintah terus berupaya melakukan penanganan dan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana,” ujarnya.

Pada kegiatan ini, TP PKK Pusat menyalurkan sejumlah bantuan berupa kasur, kompor gas satu tungku, sarung, Al-Qur’an, ijazah, sarung, tas, alat tulis serta sejumlah bantuan lainnya.

Di perjalanan pulang, Kak Na bersama Ketum TP PKK  Pusat juga sempat membagikan biskuit dan susu kepada anak-anak yang sedang mengikuti pengajian di salah satu balee (tempat) pengajian di salah satu Gampong yang dilewati. Tak hanya anak-anak, kepada kaum ibu dan bapak juga dibagikan sarung.

Pada kegiatan tersebut,Kak Na turut didampingi oleh Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati.

Seperti diketahui, pascadilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu, akses menuju Gampong Sah Raja putus total. Material lumpur tebal, kayu, hingga badan jalan yang tergerus aliran sungai membuat jalan ke desa tersebut tidak bisa dilewati. Bahkan, hingga saat ini akses ke desa tersebut belum pulih total dan masih sulit dilalui.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *