Dampak Banjir Besar, Pemerintah Terus Upayakan Pemenuhan Kebutuhan Daging Meugang di Aceh

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan Gubernur Aceh telah melakukan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan daging bagi masyarakat, menyusul produksi lokal dan distribusi daging yang terganggu akibat bencana banjir besar yang melanda November 2025 lalu.

“Poin penting pertemuan ini menitikberatkan pada upaya pemenuhan kebutuhan daging bagi Aceh, dimana akibat bencana banjir dan longsor dipastikan terganggunya pasokan daging lokal akibat dampak bencana ini,” kata Muhammad MTA, kepada media pada Rabu, 21 Januari 2026.

Menurutnya, berbagai pertemuan telah dilakukan oleh Gubernur Muzakir Manaf alias Mualem di Jakarta, baik dengan kementerian terkait dan lainnya.

Dari koordinasi tersebut, dia menjelaskan Mualem telah meminta PEMA untuk menindaklanjuti dengan kementerian terkait dalam hal kuota izin impor tersebut. Sampai saat ini PEMA sedang menindaklanjutinya, serta sudah melakukan beberapa pertemuan dengan kementerian dan lembaga terkait dalam upaya percepatan ini.

“Dalam hal pemenuhan daging 2026 ini, terutama untuk memenuhi pasokan menghadapi tradisi meugang, PEMA akan lakukan mekanisme business to business (B2B) dengan BUMN atau perusahaan yang saat ini memegang kuota impor daging,” katanya.

Bacaan Lainnya

Tercatat untuk kebutuhan daging Aceh pada tahun 2026 berkisar 9.618 ton. Berdasarkan data tahun 2025 lalu kebutuhan setiap momen khusus meugang saja rata-rata sekitar 1.000 sampai 1.500 ton lebih, selebihnya untuk kebutuhan harian masyarakat dan dunia usaha tahun berjalan.

Pemerintah Aceh memastikan pelbagai langkah dan kebijakan pemulihan kondisi sedang terus dilakukan oleh Pemerintah Aceh dibawah supervisi ekstra Pemerintah Pusat.

MTA mengatakan dalam berbagai kesempatan Gubernur selalu berharap agar semua pihak terus bersatu, bersama-sama dengan masyarakat untuk Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *