Cabdin Aceh Utara Dorong Guru Berinovasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Lhokseumawe|BidikIndonesia.com – Hari Guru Sedunia menjadi momentum evaluasi kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Utara. Keberhasilan program pendidikan dinilai tidak cukup diukur dari banyaknya pelatihan, tetapi dari perubahan nyata dalam pembelajaran.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., mengatakan peningkatan kompetensi guru harus berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran dan peserta didik.

“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya berapa banyak kegiatan, tetapi seberapa besar perubahan positif di ruang kelas,” ujar Muhammad Johan.

Ia menyebut, tantangan yang masih dihadapi meliputi kompetensi guru, pemanfaatan teknologi dan AI, kualitas pembelajaran, serta kesenjangan antarsatuan pendidikan.

Untuk itu, penguatan kompetensi dilakukan melalui komunitas belajar, MGMP, berbagi praktik baik, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi.

Bacaan Lainnya

Muhammad Johan juga menegaskan guru harus lebih fokus mengajar dan tidak habis energinya untuk administrasi. Administrasi tetap diperlukan, tetapi harus sederhana, efektif, dan menjadi pedoman pembelajaran.

Ia menekankan, guru tidak hanya membutuhkan tuntutan untuk meningkatkan kualitas, tetapi juga fasilitas, pendampingan, kesempatan berkembang, dan apresiasi.

Menurutnya, kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas pembelajaran di kelas, sementara kualitas pembelajaran ditentukan guru yang kompeten, profesional, dan terus belajar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *