BPMA monitor titik semburan gas dan api dari sumur bor masyarakat di Aceh Utara

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melakukan monitoring sumur bor masyarakat yang mengeluarkan semburan gas dan api di kawasan lahan perkebunan kelapa sawit di Gampong (desa) Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.

“Tim BPMA sudah kita instruksikan memonitor secara aktif sumur tersebut,” kata Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan, di Banda Aceh, Sabtu.

Sebelumnya, pengeboran sumur bor air dalam kawasan perkebunan sawit dan persawahan di Kabupaten Aceh Utara itu mengeluarkan semburan gas disertai lumpur, dan kobaran api hingga 75 meter.

Edy menegaskan, terkait peristiwa itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan KKKS setempat dalam hal ini Pema Global Energi (PGE) untuk memastikan bahwa kejadian ini bukan akibat dari aktivitas di sumur PGE atau pipa bocor di wilayah tersebut.

Ia menyampaikan, BPMA terus melakukan persiapan seandainya diperlukan bantuan dan support dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah mereka untuk membantu pemerintah menangani kejadian tersebut.

Bacaan Lainnya

K3LL (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan) Pema Global Energi (PGE), lanjut dia, juga telah diminta turun ke lokasi untuk mengecek apakah masih terdapat gas di dalam sumur tersebut menggunakan alat ukur tersedia.

“Indikasi paling mudah dengan melihat apakah masih ada apinya atau memang sudah total padam,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, sementara waktu ini, kepada masyarakat diminta untuk tidak dulu berada di sekitar area yang terbakar tersebut, termasuk melakukan penggalian sumur di wilayah tersebut.

“Apabila melakukan pengeboran sumur air, sebaiknya melakukan koordinasi dengan dinas terkait supaya tidak terulang kejadian yang sama,” demikian Edy Kurniawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *