The 7th Aceh International Symposium on Civil Engineering (AISCE 2026) Theme: Resilient Infrastructure under Climate Change

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Departemen Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan The 7th Aceh International Symposium on Civil Engineering (AISCE 2026) bertempat di Auditorium Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Mengusung tema “Resilient Infrastructure under Climate Change” (Infrastruktur Tangguh Menghadapi Perubahan Iklim), simposium ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari Indonesia maupun berbagai negara untuk mendiskusikan berbagai pendekatan inovatif dalam pengembangan infrastruktur yang tangguh terhadap dampak perubahan iklim yang semakin meningkat.

Pembukaan acara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Ramzi Adriman, S.T., M.Sc., Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., dan Kepala Departemen Teknik Sipil, Dr. Ir. Yusria Darma, S.T., M.Eng.Sc. Simposium ini juga menghadirkan tiga pembicara utama (keynote speakers) terkemuka, yaitu: Dr. Khamarrul Azahari Razak dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Ezri Hayat dari Teesside University, United Kingdom, dan Prof. Dr. Syamsidik dari Universitas Syiah Kuala, Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Muhammad Ahlan, S.T., M.Sc., menyoroti semakin meningkatnya pengakuan internasional terhadap AISCE.
“Tahun ini, konferensi menerima 40 makalah yang dinyatakan lolos seleksi, dengan 56% di antaranya berasal dari penulis yang berafiliasi dengan institusi luar negeri, termasuk dari Inggris, Jepang, Irak, Pakistan, Thailand, dan Malaysia. Tingginya partisipasi internasional ini mencerminkan semakin luasnya jangkauan global AISCE sekaligus memperkaya pertukaran pengetahuan dan perspektif selama konferensi berlangsung.”
Beliau juga menegaskan bahwa simposium ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi internasional serta mendorong penelitian multidisiplin dalam menjawab berbagai tantangan kontemporer di bidang teknik sipil.

Kepala Departemen, Dr. Ir. Yusria Darma, S.T., M.Eng.Sc., menyampaikan harapannya agar AISCE 2026 mampu membangun kemitraan akademik jangka panjang dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
“AISCE 2026 diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik, menciptakan peluang kolaborasi di masa depan, serta mendorong pertukuran pengetahuan yang bermakna di antara seluruh peserta.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.
“Kami berharap AISCE 2026 dapat memberikan wawasan yang berharga sekal

Bacaan Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *