Kepala Disparpora Aceh Besar, Abdullah, S. Sos.
Aceh Besar | BidikIndonesia – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar menyebutkan bahwa sebanyak 10 ribu wisatawan berkunjung ke kabupaten tersebut dalam dua hari terakhir pada libur lebaran Idulfitri 1446 Hijriah ini.
Kepala Disparpora Aceh Besar, Abdullah, S. Sos mengatakan, data 10 ribu wisatawan tersebut dirangkum dari sejumlah pengelola wisata di beberapa titik objek wisata di kabupaten itu pada Kamis (3/4) dan Jumat (4/4).
“Dari hari ketiga lebaran Kamis dan Jumat, hampir 10 ribu wisatawan berkunjung ke tempat wisata yang tersebar di beberapa titik wisata di Aceh Besar,” ucap Abdullah saat dihubungi, Sabtu (5/4/2025).
Abdullah memperkirakan puncak kunjungan wisatawan ke Aceh Besar akan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Hal ini berdasarkan informasi dari pengelola wisata dan pengalaman dari liburan-liburan sebelumnya.
“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, hari Sabtu dan Minggu menjadi pilihan mereka berkunjung ke tempat wisata,” ujar Abdullah.
Lebih lanjut, Abdullah menambahkan, dalam menyambut perayaan Idulfitri tahun 1446 H, Pemkab Aceh Besar melalui Disparpora mengoptimalkan persiapan untuk memastikan lokasi wisata di wilayah tersebut dapat memberikan pengalaman yang aman, nyaman, dan halal bagi para pengunjung.
Hal ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran Menteri Pariwisata Republik Indonesia terkait penyelenggaraan wisata yang memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.
Abdullah menyampaikan bahwa ada beberapa titik wisata di Aceh Besar yang menjadi favorit para wisatawan, di antaranya Pantai Lampuuk, Pasir Putih, dan Ie Suum.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti unsur Forkopimda, yakni Kapolres, Dandim, serta pengelola wisata setempat, untuk mempersiapkan segala sesuatunya demi memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdullah juga mengingatkan kepada para pengunjung untuk selalu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pengelola wisata.[SuaraAceh]
“Datanglah ke Aceh Besar ini, patuhi aturan yang ada, koordinasi dengan pengelola wisata, jaga keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan dan lain sebagainya, supaya tempat wisata di Aceh Besar yang kita miliki ini menjadi sasaran kunjungan wisatawan, baik dalam maupun luar Aceh,” pungkasnya.