SIMEULUE | Bidikindonesia.com— Anggota DPR RI Komisi XIII, Muslim Ayub, S.H., M.M., menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan 10 jaringan irigasi di Kabupaten Simeulue, Aceh, guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. Selain itu, ia menyoroti potensi wisata alam Simeulue yang dinilai berpeluang menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
Komitmen tersebut disampaikan Muslim Ayub dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila, Rabu (28/10/2026), pada hari kedua kunjungan kerjanya di Kabupaten Simeulue.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, Wakil Bupati Nusar Amin, Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin, sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), camat, kepala desa, serta kader Partai NasDem Simeulue.
Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Nasrun Mikaris menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Muslim Ayub beserta rombongan, termasuk kehadiran narasumber dari tingkat pusat dan daerah dalam kegiatan tersebut.
“Kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Muslim Ayub beserta rombongan, serta paparan dan pencerahan dari Kepala BPIP Pusat dan Kepala Badan Kesbangpol Simeulue,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila demi mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, dan berkeadilan, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.
Dalam kesempatan itu, Muslim Ayub menilai Simeulue memiliki kekayaan alam dan potensi wisata yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Pengelolaan destinasi wisata yang baik, menurutnya, berpeluang meningkatkan kunjungan wisatawan asing sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Di samping sektor pariwisata, Muslim menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi. Ia menilai ketersediaan sarana pengairan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pemanfaatan lahan pertanian secara optimal dan meningkatkan produktivitas petani.
Karena itu, ia menyatakan akan memperjuangkan pembangunan 10 jaringan irigasi di Kabupaten Simeulue.
“Sepuluh irigasi akan kita bangun di Kabupaten Simeulue. Jika itu tidak terealisasi, maka saya malu menginjakkan kaki di Kabupaten Simeulue,” kata Muslim Ayub.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Muslim Ayub untuk mendorong pembangunan infrastruktur pertanian di Simeulue. Meski demikian, realisasi pembangunan jaringan irigasi tersebut masih memerlukan tindak lanjut melalui proses perencanaan, penganggaran, dan koordinasi dengan pihak terkait.
Pengembangan infrastruktur pertanian dan sektor pariwisata diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Simeulue. (RK)


