Sebanyak 53 peserta sekolah lansia di Aceh Timur diwisuda

Aceh Timur|BidikIndonesia.com – Sebanyak 53 peserta Sekolah Lanjut Usia (Lansia) Kencana Senja dan Kencana Indah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan selama setahun.

“Para wisudawan yang rata-rata berusia 65 hingga 85 tahun mengikuti prosesi wisuda dengan penuh haru dan kebanggaan,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Timur Lismawani Iskandar Al-Farlaky selaku ketua sidang wisuda di Aceh Timur, Selasa.

Para lansia tersebut berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Wisuda tersebut menjadi gelombang pertama sekolah lansia di Kecamatan Birem Bayeun, sekaligus menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam menghadirkan pendidikan sepanjang hayat bagi masyarakat lanjut usia.

Lismawani mengatakan sekolah lansia menjadi ruang pembelajaran yang memberikan bekal pengetahuan tentang kesehatan, kebugaran, psikologi, spiritualitas, hingga penguatan peran lansia di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, bahagia, dan tetap berdaya di tengah keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Semangat yang ditunjukkan para peserta diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi lansia lainnya agar tetap aktif menjalani kehidupan.

Penyelenggaraan sekolah lansia merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Timur, Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Aceh, TP PKK Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Kecamatan Birem Bayeun, pemerintah gampong, serta berbagai mitra lintas sektor.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus berupaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia sebagai bagian dari pembangunan keluarga yang berkualitas.

“Para lulusan sekolah lansia diharapkan dapat menjadi contoh bagi lansia lainnya untuk tetap sehat, mandiri, produktif, dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial,” kata Lismawani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *