SABANG: Bidik Indonesian.com— Turnamen Sepak Bola Rajawali Cup 2026 resmi ditutup dengan sukses dan meriah pada Jumat, 30 Januari 2026, usai partai final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Rajawali, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Pada laga puncak tersebut, Lumba-Lumba FC berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Borneo FC dengan skor tipis 1–0.
Pertandingan final berlangsung sengit dan penuh tensi. Kedua tim menurunkan skuad terbaik serta menampilkan permainan cepat dan taktis sejak menit awal. Ribuan penonton yang memadati stadion memberikan dukungan penuh, menciptakan atmosfer pertandingan yang semarak.
Gol kemenangan Lumba-Lumba FC dicetak oleh Putra Agung, pemain bernomor punggung 9, melalui tendangan spektakuler yang tak mampu dihalau penjaga gawang Borneo FC.
Agus Halim, Ketua Panitia Turnamen Rajawali Cup 2026 Kota Sabang
Sejumlah pengamat sepak bola di Kota Sabang menilai bahwa pertemuan Borneo FC dan Lumba-Lumba FC di partai final sejatinya sudah dapat diprediksi sejak awal turnamen. Ir. Fauzi Daud, M.Si, pemerhati sepak bola Kota Sabang yang juga menjabat sebagai Koordinator Pelabuhan BPKS Balohan, menyampaikan bahwa kedua tim menunjukkan performa paling konsisten sejak fase awal.
“Sejak babak penyisihan, final antara Borneo FC dan Lumba-Lumba FC sebenarnya sudah bisa diprediksi. Keduanya memiliki kedalaman skuad yang baik, permainan stabil, dan mental juara. Ini bukan kejutan, melainkan duel ideal yang memang pantas terjadi di partai puncak,” ujarnya.
Zul Irfan SH, Presiden Rajawali FC
Hal senada disampaikan Presiden Rajawali FC, Zul Irfan, SH. Meski timnya gagal melaju ke semifinal, ia mengakui kualitas dua finalis tersebut.
“Sejak awal turnamen, partai final yang mempertemukan Lumba-Lumba FC dan Borneo FC sudah terbaca. Performa dan kualitas permainan mereka berada di atas rata-rata peserta lain. Lumba-Lumba FC layak menjadi juara. Ini bukti bahwa usaha tidak mengkhianati hasil,” katanya.
Sementara itu, Ketua Klub Lumba-Lumba FC, Faisal, mengungkapkan rasa bangga atas capaian timnya yang berhasil meraih trofi juara pertama Rajawali Cup 2026.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan suporter Lumba-Lumba FC. Gelar juara ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan tim. Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh pendukung dan masyarakat yang selalu setia memberikan dukungan,” ujarnya.
Acara penutupan turnamen turut dihadiri Wali Kota Sabang yang diwakili Asisten Administrasi Pembangunan Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, SE, MT, Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, perwakilan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sabang Muhammad Azni, SH, Ketua PSSI Kota Sabang Romi Hidayat, S.T., M.AP, Ketua Panitia Pelaksana Agus Halim, SE, Ak, unsur Muspika Kecamatan Sukajaya, Keuchik Balohan Imam Munkim, tokoh masyarakat, pemuda, serta undangan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Agus Halim, SE, Ak, saat dihubungi media menyampaikan bahwa suksesnya pelaksanaan Rajawali Cup 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, Rajawali Cup 2026 berjalan aman, tertib, dan meriah.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sabang, Kapolres Sabang beserta jajaran, Ketua KONI, Ketua PSSI Kota Sabang, Keuchik Balohan, seluruh klub peserta, sponsor, panitia, tokoh pemuda, serta masyarakat yang telah berkontribusi,” ujarnya.
Meski sempat terjadi sedikit keributan penonton akibat tingginya tensi pertandingan final, situasi tetap dapat dikendalikan dan acara penutupan berlangsung kondusif hingga selesai.
Pada ajang Rajawali Cup 2026 ini, Lumba-Lumba FC tampil sebagai juara pertama, Borneo FC meraih juara kedua, sementara Bhayangkara FC dan PSLM FC ditetapkan sebagai juara bersama peringkat ketiga.


