Singkil|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil optimis mendapatkan peluang untuk memperoleh Program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Singkil melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil, Ali Hasmi Pohan.
“Meski nama Aceh Singkil tidak tercantum dalam daftar 110 usulan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III yang beredar, namun proses pengusulan disebut telah dilakukan lebih awal dan kini tinggal menuntaskan persyaratan administrasi,” ujar Ali Hasmi.
Kemudian ia menjelaskan surat Menteri Sosial RI yang beredar hingga ke kalangan masyarakat sejatinya ditujukan kepada daerah-daerah yang baru mengajukan usulan pembangunan Sekolah Rakyat pada Tahap III. Sementara wilayah Aceh Singkil, tegas Ali Hasmi telah lebih dahulu menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat.
“Surat yang beredar itu sebetulnya ditujukan kepada daerah yang baru mengusulkan sedang untuk daerah kita sudah duluan mengajukan usulan sejak tahap awal,”tegasnya.
Lebih lanjut Ali Hasmi menyebutkan proses pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh Singkil belum dapat dilanjutkan ke tahap lelang karena masih terkendala penyelesaian administrasi. Terutama, terkait proses peralihan aset lahan (tanah) di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Disamping itu Ali Hasmi membeberkan, pada saat pemerintah pusat menerapkan pola bahwa daerah yang diusulkan langsung diproses menuju tahap tender, namun Aceh Singkil belum dapat memenuhi seluruh dokumen persyaratan yang diminta.
“Polanya waktu itu pada pengusulan, tidak selang lama waktu langsung tender, sementara wilayah kita masih terkendala administrasi persyaratan yang harus dilengkapi,” bebernya.
Meski demikian, Ali Hasmi menegaskan kondisi ini bukan berarti Aceh Singkil kehilangan kesempatan memperoleh program strategis nasional tersebut.
Bahkan Ia optimis, setelah seluruh administrasi rampung Aceh Singkil masih berpeluang masuk lelang pembangunan Sekolah Rakyat bersama daerah lain yang telah memenuhi persyaratan.
