Panen Perdana Minapadi Halimon Al-Asyi Sukses

Panen Perdana Minapadi Halimon Al-Asyi Sukses

Aceh Jaya|BidikIndonesia.com— Yayasan Halimon Al-Asyi sukses melaksanakan Panen Perdana Desiminasi Teknologi Minapadi di Teaching Farm Yayasan Halimon Al-Asyi pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan penerapan sistem pertanian terpadu yang mengombinasikan budidaya padi, ikan, dan udang dalam satu hamparan lahan seluas 7.000 meter persegi.

Pada komoditas padi, varietas Cibatu Putih ditanam dengan sistem jajar legowo 2:1. Tanaman padi menunjukkan pertumbuhan yang optimal dengan jumlah anakan produktif mencapai 25–30 batang per rumpun dan jumlah bulir per malai berkisar 200–250 butir. Dengan umur panen 100–105 hari, produksi padi mencapai sekitar 8,9 ton, menunjukkan produktivitas yang sangat memuaskan.

Selain padi, sistem minapadi ini juga mengintegrasikan budidaya udang pisang (Penaeus simplex) dan ikan nila sulthan dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Pola budidaya terpadu ini menciptakan ekosistem sawah yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Teuku Ridwan selaku tenaga ahli program minapadi menyampaikan bahwa keberhasilan panen perdana ini merupakan hasil dari penerapan teknologi budidaya yang tepat serta pengelolaan ekosistem lahan yang terintegrasi.

“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa sistem minapadi mampu meningkatkan produktivitas padi tanpa merusak ekosistem sawah. Integrasi tanaman dan perikanan menjadikan lahan lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Teuku Ridwan.

Bacaan Lainnya
Ia juga menambahkan bahwa setelah panen padi, pemanfaatan lahan akan terus berlanjut. Selama dua bulan pascapanen, lahan sawah akan dimanfaatkan dengan penebaran benih bebek sebagai bagian dari sistem pertanian terpadu.

“Setelah panen padi, selama dua bulan lahan akan dimanfaatkan untuk penebaran benih bebek. Pola ini bertujuan menjaga kesuburan tanah, mengendalikan hama secara alami, serta memberikan nilai tambah bagi petani,” tambahnya.

Yayasan Halimon Al-Asyi berharap kegiatan desiminasi teknologi minapadi ini dapat menjadi model percontohan (teaching farm) yang dapat direplikasi oleh masyarakat dan kelompok tani lainnya, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan pertanian terpadu berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *