Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya membuka konferensi internasional tentang Bencana Alam dan Bencana Buatan Manusia atau International Conference on Natural & Human Disaster 2026, Rethinking Architecture: Disaster Risk Reduction, Resilience & Recovery (DR3).
Acara ini diselenggarakan Organisasi Arsitek Dunia (UIA) melalui program kerja Natural and Human Disasters, bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) & Arcasia Emergency Architects (AEA), serta didukung oleh Kementerian Ekraf RI, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Jumat (17/4/2026).
Menteri Ekraf dalam pidatonya menegaskan, pentingnya konferensi ini bagi daerah yang rentan bencana, khususnya Aceh.
“Apa yang dilakukan hari ini sesuatu yang sangat penting, bersyukur konferensi internasional ini melibatkan pakar arsitek dunia, dan dilakukan di Aceh, tentu sangat berharga,” ujar Riefky.
Menurutnya, bencana merupakan tantangan laten yang tidak hanya dihadapi Indonesia, tetapi juga dunia. Untuk itu, Aceh dan umumnya Indonesia sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya, menjadi kebanggaan tersendiri.
“Apresiasi dan terima kasih kepada organisasi internasional seperti UIA, AEA, dan IAI yang mendukung berlangsungnya kegiatan ini,” ucap Teuku Riefky.
Menteri Ekraf itu juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung subsektor ekonomi kreatif arsitektur.
Pemerintah, akademisi, asosiasi, media, dan dunia usaha harus terus dirajut dalam ekosistem arsitektur Indonesia.
Ia memastikan Kementerian Ekraf akan terus berkomunikasi dengan IAI yang memiliki 36 chapter kepengurusan di seluruh Indonesia.
Sementara Ketua Umum IAI, Georgius Budi Yulianto menegaskan, mitigasi kebencanaan menjadi program nasional yang dipersiapkan secara serius.
Ia menyebut, Aceh sebagai lokus kegiatan karena pengalaman lengkap menghadapi berbagai bencana.
“Aceh itu supermarket bencana, mulai dari tsunami, gempa bumi, banjir, hingga longsor. Pesan pentingnya, Aceh resilien dan mampu bangkit, ini testimoni bagi dunia,” katanya.







