Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Sebanyak 11 trip terdiri dari enam trip kapal cepat dan lima trip kapal feri (Ro-Ro), dikerahkan melayani penumpang setiap harinya di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh saat arus libur lebaran Idulfitri 2026.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I, Husaini SE MMTr, menyampaikan per 24 Maret sudah 30.822 orang melintasi Pelabuhan Ulee Lheue.
Di antaranya 17.751 penumpang berangkat dan 13.071 penumpang datang dari Sabang.
Sementara total sepeda motor yang melalui Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue sebanyak 5.699 unit dan mobil 1.414 unit hingga H+3 lebaran.
“Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni 36.152 penumpang.
Artinya rata-rata perubahan tren penumpang secara keseluruhan turun -10,92 persen,” sebut Husaini saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).
Meski demikian, kondisi ini sebagaimana sudah diprediksi sebelumnya, biasanya bakal terjadi lonjakan calon penumpang pascalebaran Idulfitri 1447 Hijriah sejak H+3 lebaran dan seterusnya, karena banyaknya wisatawan dari sejumlah provinsi di Sumatera, liburan ke Sabang.
Ia menjelaskan, sejauh ini kapal yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue memiliki kapasitas sebanyak 350 untuk kapal BRR, Kapal Aceh Hebat 260-an penumpang, kapal cepat seperti Express Bahari antara 200-300 penumpang.
Di sisi lain, dikatakan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue sudah berbasis digitalisasi seperti kendaraan yang masuk ke pelabuhan diharuskan menggunakan e-toll, dan pembelian tiket secara online dapat dilakukan dari rumah serta jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
“Kita mengimbau ke masyarakat agar tidak terjadi antrean panjang, supaya mempunyai e-toll, sudah top up saldo dan sudah membeli tiket melalui online, begitu sampai ke pelabuhan tinggal cek in, boarding dan berangkat,” ucap Husaini.
Ia juga berpesan agar semua penumpang memastikan diri terdaftar di manifes dan punya tiket, cukup membawa barang yang dibutuhkan dan tidak berlebihan, serta menjaga kesehatan supaya mudik dan kembali ke perantauan dengan selamat. (*)







