Korban Bencana di Aceh Terpaksa Jual Emas untuk Bertahan Hidup

Aceh|BidikIndonesia.com – Sejumlah warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, terpaksa menjual emas simpanan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup mendesak pascabencana. Kondisi ekonomi yang tertekan dan terbatasnya akses pemulihan membuat emas menjadi pilihan utama sebagai sumber dana darurat.

“Banyak yang datang jual emas karena kebutuhan mendesak. Umumnya dari daerah terdampak bencana, seperti Aceh Tamiang dan Aceh Tengah. Mereka butuh uang cepat untuk makan, perbaiki rumah, dan biaya sekolah anak,” kata Daffa, salah seorang pedagang emas di kawasan Pasar Aceh, Banda Aceh, Senin, 5 Januari 2026.

Menurut Daffa, dalam beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan transaksi penjualan emas dari warga yang mengaku sebagai korban bencana alam. Fenomena tersebut berbeda dengan pola penjualan emas oleh investor pada umumnya.

“Kalau investor jual emas itu untuk ambil untung. Tapi kalau warga korban bencana, mereka jual karena terpaksa. Ini beda kondisinya,” ujarnya.

Daffa mengatakan, selama ini emas menjadi salah satu bentuk tabungan darurat bagi masyarakat Aceh. Saat bencana terjadi dan bantuan belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan sehari-hari, emas menjadi aset paling cepat dicairkan menjadi uang tunai.

Bacaan Lainnya

“Kedepan kalau ada uang beli saja emas. Bisa digunakan kapan saja untuk kebutuhan darurat, prosesnya juga mudah,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *