Kelangkaan BBM di Aceh, Pertamina Didesak Atasi Antrean BBM

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite kembali memicu antrean panjang kendaraan di berbagai wilayah di Aceh, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan ratusan pengendara harus menunggu berjam-jam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan.

Pantauan di Banda Aceh dan Aceh Besar menunjukkan antrean truk, bus, hingga mobil pribadi mengular hingga ke luar area SPBU. Situasi serupa terlihat di jalur lintas nasional Banda Aceh-Medan, bahkan di beberapa titik antrean kendaraan meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Abu Sibreh, mendesak pemerintah dan Pertamina segera mencari tahu penyebab antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di berbagai SPBU di Aceh.

Abu Sibreh juga meminta Pertamina memastikan ketersediaan BBM, khususnya jenis Pertalite dan Solar, agar masyarakat tidak terus dirugikan. Menurutnya, kelancaran pasokan BBM sangat menentukan denyut perekonomian masyarakat, terutama bagi sopir truk dan moda transportasi umum yang menggantungkan aktivitas pada bahan bakar.

“Pemerintah Aceh perlu mendorong Pertamina wilayah Aceh untuk memasok minyak, terutama Solar. Minyak mobil adalah jantung dalam penguatan ekonomi masyarakat. Ekonomi masyarakat sangat tergantung pada lancarnya suplai bahan bakar,” kata Tgk Faisal Ali.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua MPU, antrean panjang dan kelangkaan BBM sudah terjadi di hampir semua SPBU di Aceh. Kondisi ini dinilai sangat merugikan, terutama bagi sopir truk dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada transportasi.

“Pertamina tidak boleh tutup mata terhadap masalah bahan bakar di Aceh. Sayang sekali sopir truk yang mencari uang sedikit, tapi harus berjam-jam antre bahkan kadang tidak mendapatkan bahan bakar,” ujarnya.

Abu Sibreh menegaskan, keterlambatan atau terhentinya distribusi BBM akan berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, ia meminta semua pihak, terutama Pertamina, segera mencari solusi agar masalah kelangkaan BBM di Aceh tidak berlarut-larut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *