Aceh Timur|BidikIndonesia.com – Air yang sempat menggenangi permukiman warga di Aceh Timur dan Kota Langsa perlahan surut. Namun bekasnya masih jelas: lumpur di halaman rumah, perabot yang dipindahkan ke tempat lebih tinggi, serta rutinitas warga yang belum sepenuhnya pulih.
Di sejumlah titik, banjir dan longsor memutus akses jalan, listrik padam, dan jaringan telekomunikasi terputus. Dalam kondisi seperti itulah, denyut kehidupan sehari-hari tetap harus berjalan. Termasuk bagi keluarga-keluarga rentan yang menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah untuk bertahan.
Di tengah situasi tersebut, Pt Pos Indonesia (persero) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Di Aceh Timur dan Langsa, dua wilayah yang terdampak cukup berat, petugas Kantorpos tetap membuka layanan, bahkan menembus permukiman warga untuk memastikan bantuan sampai ke tangan penerima manfaat.
BLTS Kesra merupakan bantalan sosial yang dirancang pemerintah untuk menjaga daya beli keluarga rentan, terutama ketika terjadi guncangan ekonomi atau bencana. Di daerah yang baru saja diterpa banjir dan longsor, bantuan tunai ini menjadi penopang awal untuk memulihkan kehidupan sehari-hari: membeli kebutuhan pokok, memperbaiki rumah, hingga membayar biaya listrik dan kesehatan.
Executive Manager Kantorpos Kota Langsa, Aulia Arham, menjelaskan penyaluran BLTS Kesra dilakukan dengan berbagai metode, menyesuaikan kondisi lapangan. Pembagian BLTS Kesra di Kota Langsa dilakukan dengan berbagai metode. Dibagikan di kantorpos dan langsung ke tempat lokasi warga yang terkena musibah banjir dan longsor.
Total penerimaan BLTS Kesra tahap satu totalnya 42.000, Kota Langsa sebanyak 11.000, Aceh Timur 22.000, dan di Aceh Tamiang 10.000. Untuk data tambahan total terbaru 7.000, di Langsa 1.300-an, Aceh Timur 3.000, dan di Tamiang 2.000. ”Kendala yang paling terasa yaitu ketika tahap awal pembagian karena listrik dan jaringan internet terputus, sehingga pihak pos harus menyalurkan langsung ke penerima manfaat,” katanya, Kamis (1/1/2026).
Penyaluran secara langsung door to door menjadi pilihan ketika sistem daring tak memungkinkan. Petugas Pos mendatangi rumah-rumah warga terdampak, memastikan lansia, difabel, dan keluarga rentan tetap menerima haknya.
Bagi warga Langsa Timur, bantuan ini terasa nyata manfaatnya. Asnawawi, salah satu penerima BLTS Kesra, mengisahkan perjalanannya menuju Kantorpos. “Alhamdulillah perjalanan kami dari Langsa Timur ke kantor berjalan lancar. Dana yang saya dapat ini akan digunakan untuk memperbaiki rumah dan membayar tagihan listrik. Di mana diketahui daerah Langsa Timur berdampak langsung bencana banjir yang tingginya satu meter,” cerita Asnawawi.
Salah satu penerima, Nurhayati, menyampaikan rasa syukurnya. “Bantuan ini sangat berguna untuk saya dan akan saya gunakan untuk biaya saya berobat,” ujarnya.
