Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan jalan yang menghubungkan Aceh Tamiang dan Langkat, Sumatra Utara, mulai dapat dilalui kendaraan bermotor. Sejumlah alat berat hingga kini terus membersihkan material tanah, lumpur, dan puing yang menutupi jalan.
“Sejumlah kendaraan roda empat mulai dapat melewati jalur tersebut dengan kecepatan terbatas,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Abdul mengatakan hari ini petugas bekerja membersihkan material yang masih menumpuk di pinggir jalan. Tim menargetkan jalur tersebut dapat dilalui 100 persen pada besok. ri.
Sementara lewat jalur darat, bantuan untuk penyintas banjir di Aceh Tamiang bakal dipasok menggunakan helikopter. Adapun jenis dan kuantitas barang yang dikirim dalam tahap ini meliputi makanan siap saji 100 pak, hygiene kit 100 buah, sembako 50 paket, selimut 100 lembar, matras 100 lembar, dan alat kebersihan 25 buah.
Abdul Muhari menyampaikan terbukanya akses dari Medan menuju ke sejumlah daerah Aceh ini diharapkan membawa dampak yang lebih baik bagi masyarakat dan seluruh komponen bertugas di lapangan selama tanggap darurat hingga pemulihan nanti.
Setelah akses mulai terbuka, kata dia, maka distribusi bantuan logistik, permakanan, pemulihan jaringan listrik, telekomunikasi serta pembersihan material dapat lebih mudah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh.***
