FGD Cara Puskesmas Peukan Bada Turunkan Stunting

Kepala Puskesmas Kecamatan Peukan Bada Burhanuddin, SKM

Bidik Indonesia.com. Aceh Besar. Turunkan angka Stunting Puskesmas Kecamatan Peukan Bada menggelar Forum Grup Discussion (FGD) bersama Muspika dan masyarakat Kecamatan Peukan Bada.

“Kenapa kami adakan FGD, karena penanganan stunting sangat perlu pendekatan dengan masyarakat, agar pesan kesehatan khusus stunting dapat dikomunikasikan dengan baik. Tidak akan ada keberhasilan jika tidak ada keterlibatan masyarakat untuk tangani kasus ini, apalagi ditambah dengan angka stunting sangat tinggi,” hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Kecamatan Peukan Bada Burhanuddin, SKM kepada tim Media Center, Aceh Besar, Jumat (30/9/2022).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Burhanuddin mengatakan, berdasarkan data stunting di wilayah Kecamatan Peukan Bada berada di 25 persen ditahun 2022.

“Untuk menekan angka stunting yang berada di 25 persen, pihak Puskesmas sudah melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya, dengan mengadakan kegiatan FGD, karena itu langkah untuk penanganan stunting di wilayah Kecamatan Peukan Bada,” katanya

Lebih Lanjut, selama FGD di laksanakan sejak pertengahan bulan agustus sampai dengan bulan september banyak terjadi perubahan dimasyarakat.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dari muspika dan seluruh keuchik dipeukan bada selama FGD berjalan banyak sekali terjadi perubahan dimasyarakat, bila dulu anak-anak tidak terimunisasi, tapi sekarang sudah mau diimunisasi. Selain itu, mengenai angka stunting juga turun, karena pada bulan januari tahun 2022 angka stunting di wilayah Kecamatan Peukan Bada berada di 25 persen dan setelah kami lakukan imunisasi serta pengukuran serentak dibulan Agustus angka langsung turun di 22 persen,” ungkapnya

Menurutnya, Imunisasi dasar itu sangat penting, karena imunisasi dasar merupakan salah satu upaya pencegahan terjadinya stunting.

“Kenapa imunisasi dasar itu menjadi salah satu upaya pencegahan stunting, karena dengan terimunisasi kekebalan tubuh anak lebih kuat dari serangan penyakit dan pertumbuhan anak pasti normal. Tapi, bila anak sering mengalami sakit otomatis pertumbuhannya anak juga ikut terganggu,” ujarnya

Ia menambahkan, untuk penanganan stunting yang dilakukan oleh Puskesmas bersama Muspika Kecamatan Peukan Bada dinilai sudah sangat bagus.

“Kedepan, kami akan membuat perencanaan yang lebih matang, akan mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan. Dan InsyaAllah, target kami untuk anak-anak yang belum terimunisasi pada bulan oktober ini bisa terimunisasi semua,” tutupnya. (adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *