CFD Banda Aceh Dorong Peningkatan Omzet UMKM Lokal

CFD Banda Aceh Dorong Peningkatan Omzet UMKM Lokal

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Banda Aceh menjadi ruang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Tingginya jumlah pengunjung setiap akhir pekan dinilai mampu meningkatkan omzet penjualan UMKM lokal sekaligus menjadi sarana promosi usaha.

Hal tersebut diungkapkan Ardi, pedagang UMKM DNA Donuts, yang rutin berjualan saat CFD Banda Aceh. Menurutnya, CFD selalu ramai karena digelar pada hari Minggu, saat masyarakat memiliki waktu luang untuk beraktivitas dan berbelanja.

“Kalau di CFD memang semua orang berkumpul. Hari Minggu juga hari libur, jadi ramai. Sepanjang jalan dari Simpang lima hingga area CFD, banyak pedagang dengan berbagai macam varian jualan,” ujar Ardi saat ditemui di CFD Banda Aceh, Minggu (18/1/2026).

Ardi menyebutkan, dari sisi omzet, penjualan saat CFD mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Selain itu, CFD juga menjadi ajang promosi yang efektif, terutama bagi UMKM yang baru merintis usaha.

“Alhamdulillah, pembeli lebih meningkat dari biasanya. Acara ini juga jadi tempat promosi bagi UMKM yang baru buka,” katanya.

Selain berjualan di CFD, Ardi juga memproduksi dan menjual donat secara rumahan (homemade). Dari aktivitas tersebut, rata-rata pendapatan yang diperolehnya berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per hari.

Bacaan Lainnya
“Kalau hanya jualan di satu lokasi, biasanya sekitar Rp200.000. Tapi kalau ditambah jualan dari rumah, bisa lebih,” jelasnya.

Ia berharap program CFD dan kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh pemerintah dan pihak penyelenggara, karena dinilai sangat membantu pelaku UMKM dalam memperluas pasar serta meningkatkan pendapatan.

“CFD ini sangat membantu UMKM dan juga mendukung pariwisata Kota Banda Aceh,” pungkas Ardi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *