Antrean BBM Mengular di Banda Aceh, Kapolresta Ingatkan Keras Penimbun: Ini Pidana!

Antrean BBM Mengular di Banda Aceh, Kapolresta Ingatkan Keras Penimbun: Ini Pidana!

Banda Aceh|BidikIndonesia.com — Antrean panjang kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga truk, masih terlihat di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banda Aceh dan wilayah sekitarnya. Dalam beberapa hari terakhir, antrean bahkan mengular hingga ke badan jalan, membuat banyak pengendara harus menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM.

Padahal, menurut petugas di lapangan, stok BBM sebenarnya tersedia dan tidak mengalami kekurangan. Lonjakan kendaraan yang datang secara bersamaan menjadi faktor utama tersendatnya proses pengisian. Sebagian warga mengaku terpaksa berpindah-pindah SPBU karena antreannya terlalu panjang, sementara tidak sedikit yang gagal mendapatkan giliran meski telah menunggu lama.

Melihat situasi ini, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono turun langsung melakukan pengecekan ke beberapa SPBU yang berada dalam wilayah hukumnya.

“Kami mengharapkan kepada masyarakat yang ingin membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) supaya mengantre dengan tertib mengikuti arahan petugas. Yang paling penting, belilah BBM sesuai kebutuhan,” ujar Kapolresta saat melakukan peninjauan.

Ia juga memberikan peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah situasi antrean ini.

Bacaan Lainnya

“Jangan ada niat untuk menimbun BBM atau memperjualbelikannya dengan harga sangat tinggi. Itu ada unsur pidananya. Jika ketahuan, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Kapolresta menambahkan pentingnya menjaga situasi Kota Banda Aceh tetap kondusif agar distribusi BBM berjalan lancar sesuai kuota masing-masing.

“Mari kita bersama-sama menjaga agar distribusi BBM tetap terkendali. Jangan ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan atau mengambil keuntungan atas penderitaan orang lain. Kami berharap tidak ada pihak manapun yang menimbun atau menjual BBM di atas harga yang telah diatur Pertamina,” pungkas KBP Joko.

Berita ini diproyeksikan menjadi salah satu topik yang terus dicari masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian dan situasi lalu lintas Banda Aceh. Kondisi antrean BBM biasanya menjadi salah satu kata kunci paling aktif di Google saat terjadi kenaikan volume kendaraan atau dinamika distribusi BBM di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *