SIMEULUE | Bidikindonesia.com– Dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia kembali disuarakan oleh elemen masyarakat. Kali ini, dukungan tersebut disampaikan oleh aktivis Simeulue, Adi Mukti, yang menilai posisi Polri saat ini telah tepat dan sejalan dengan amanat konstitusi.
Adi Mukti menyebutkan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, penempatan Polri langsung di bawah Presiden justru memperkuat independensi dan profesionalisme institusi tersebut.Selasa (27/1/2026).
“Polri adalah alat negara, bukan alat kekuasaan. Dengan tetap berada di bawah Presiden, Polri dapat menjalankan tugas secara objektif, profesional, dan tidak mudah diintervensi oleh kepentingan tertentu,” ujar Adi Mukti di Simeulue.
Ia menambahkan, selama ini Polri telah berkontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam pengamanan proses demokrasi, penanganan konflik sosial, serta pemberantasan berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Terkait berbagai isu yang berkembang dan berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap Polri, Adi Mukti mengajak masyarakat untuk menyikapinya secara bijak. Ia juga mengimbau, khususnya kepada generasi muda di Simeulue, agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah serta melemahkan institusi negara.
“Sebagai bagian dari masyarakat sipil, saya berharap Polri terus melakukan pembenahan internal, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Adi Mukti mengajak seluruh elemen masyarakat Simeulue untuk bersama-sama mendukung Polri agar semakin profesional dan kuat dalam menjaga keamanan, persatuan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
