Akhiri 2025 dengan Aksi Kemanusiaan, UIN Sultanah Nahrasiyah Bersihkan Masjid Terdampak Banjir di Aceh Utara

Akhiri 2025 dengan Aksi Kemanusiaan, UIN Sultanah Nahrasiyah Bersihkan Masjid Terdampak Banjir di Aceh Utara
Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe kembali melanjutkan aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir, Rabu (31/12/2025). Foto: Dok Humas UIN SUNA

LHOKSEUMAWE | bidikindonesia.com – Mengakhiri tahun 2025 dengan semangat kepedulian dan pengabdian sosial, Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe kembali melanjutkan aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir, Rabu (31/12/2025).

Setelah sebelumnya melakukan pembersihan di empat madrasah dan sekolah, kali ini tim relawan UIN SUNA fokus membersihkan Masjid Asyakirin yang berada di Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Aksi ini dilakukan untuk memastikan rumah ibadah kembali bersih dan layak digunakan oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, yang puncak peringatannya akan berlangsung pada 3 Januari 2026 mendatang.

Ketua Satuan Tugas Bencana UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Said Alwi, M.Pd, mengatakan bahwa pembersihan masjid menjadi prioritas mengingat fungsinya sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan masyarakat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Setelah fokus pada pembersihan sekolah dan madrasah, relawan UIN SUNA melanjutkan aksi di masjid, melihat kondisi pascabanjir serta kesiapan masyarakat menyambut bulan Ramadan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain kegiatan pembersihan, Wakil Rektor III UIN SUNA, Dr. Darmadi, M.Si, juga secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada masyarakat setempat. Bantuan tersebut merupakan donasi yang dihimpun melalui program UIN SUNA Peduli sebagai bentuk solidaritas kampus terhadap warga terdampak bencana.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan seluruh tim relawan UIN SUNA yang secara konsisten turun ke lapangan sejak awal kegiatan. Jangkauan pengabdian pun terbilang luas, mencakup sejumlah wilayah terdampak banjir, mulai dari Kecamatan Dewantara, Tanah Luas, Sumbok Rayeuk, hingga Kecamatan Langkahan.

Sementara itu, Kepala Biro UIN SUNA Lhokseumawe yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan menegaskan komitmen kampus dalam mendampingi masyarakat pascabencana.

“Kami berharap kehadiran UIN SUNA tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dan pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya dalam pemulihan pascabencana,” tuturnya di sela-sela kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *