Pasar Murah Digelar di Tiga Lokasi Banda Aceh Jelang Ramadhan

Pasar Murah Digelar di Tiga Lokasi Banda Aceh Jelang Ramadhan

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perdagangan (Diskopumkmdag) bekerja sama dengan Bulog Aceh menggelar pasar murah di tiga lokasi berbeda, mulai Senin hingga Rabu, 2–4 Februari 2026.

Kegiatan ini digelar pada Senin (2/2/2026) di halaman parkir Taman Sri Ratu Safiatuddin (PKA), Lampriet, Kecamatan Kuta Alam. Selanjutnya, Selasa (3/2/2026) di halaman Kantor Camat Baiturrahman, dan Rabu (4/2/2026) di halaman Masjid Tgk. Dianjong, Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kuta Alam.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako seharga Rp197.000 per paket. Setiap paket berisi beras 10 kilogram Rp105.000, minyak goreng 2 liter Rp35.000, gula pasir 1 kilogram Rp15.000, serta telur ayam satu papan Rp42.000.

Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan subsidi sebesar Rp80.000 per paket. Subsidi tersebut terdiri atas beras Rp55.000 per 10 kilogram, minyak goreng Rp10.000 per 2 liter, gula Rp5.000 per kilogram, dan telur Rp10.000 per papan.

Pembagian kupon antrean dimulai pukul 07.00 WIB, sedangkan penukaran kupon dilakukan mulai pukul 08.30 WIB. Setiap lokasi menyediakan 1.000 paket per hari.

Bacaan Lainnya

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Desi, warga Lambaro Skep, mengaku telah mengantre sejak pukul 05.00 WIB dan memperoleh nomor antrean 97.

Petugas menyiapkan paket sembako di pasar murah. Dengan harga Rp197.000, warga memperoleh beras 10 kilogram Rp105.000, minyak goreng 2 liter Rp35.000, gula pasir 1 kilogram Rp15.000, serta telur ayam satu papan Rp42.000.

“Walaupun sudah antre dari pagi, nomor saya masih cukup besar. Ini menunjukkan antusias warga sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menilai pasar murah tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini rutin dilakukan dan sangat membantu kami,” katanya.

Pimpinan Wilayah Bulog Aceh, Ihsan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Bulog dan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Kita bekerja sama dengan Pemko Banda Aceh karena pemerintah daerah memberikan subsidi kepada masyarakat,” ujarnya saat dijumpai Waspada.id, Senin (2/2/2026).

Menurut Ihsan, pasar murah rutin digelar menjelang Ramadhan dan juga menjelang Idulfitri. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini bertujuan menjaga kestabilan harga.

“Total subsidi per paket sekitar Rp80.000,” jelasnya.

Pasar murah ini dikhususkan bagi warga Kota Banda Aceh dengan syarat menunjukkan KTP dan fotokopi KTP.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadhan tetap terjangkau dan harga tetap stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *