Sekelompok Mahasiswa dari berbagai kalangan kampus di Banda Aceh merasa di tipu oleh Kadis Pendidikan Aceh

Sekelompok Mahasiswa dari berbagai kalangan kampus di Banda Aceh merasa di tipu oleh Kadis Pendidikan Aceh

Banda Aceh |bidikindonesia.com

Sekelompok Mahasiswa dari berbagai kalangan kampus di Banda Aceh merasa di tipu oleh Kadis Pendidikan Aceh, 04 Januari 2023.

Bacaan Lainnya

Pada mulanya sekelompok mahasiswa ini protes terhadap aktivitas pendidikan sekolah menengah atas khususnya pada organisasi yang ada di dalamnya yaitu organisasi intera sekolah (OSIS).

Dalam hal ini Riko merupakan seorang mahasiswa yang aktif dan peduli terhadap generasi penerus menilai bahwa rutinitas siswa sangat mempengaruhi pola berpikir, oleh karena itu Riko menyoroti OSIS sebagai salah satu organisasi yang ada di sekolah harus diperhatikan dengan baik dan mendorong minat bakat siswa.

Selama ini Riko menilai bahwa OSIS selalu di kangkangi kegiatannya dan tidak diberikan pengelolaan kegiatan secara leluasa kepada siswa ” coba kita lihat, banyak sekolah yang tidak memperbolehkan OSIS mengelola kegiatan nya secara mandiri dan ada banyak pengekangan terhadap kegiatan OSIS di sekolah, saya berpikir OSIS di sekolah bisa menjadi pendorong minat bakat siswa tapi bisa di pupuskan oleh pengekangan yang dilakukan oleh pihak sekolah” ujar Riko kepada awak media.

” Selama kegiatan OSIS tidak melanggar etika dan hukum yang berlaku, serta juga berpotensi mewujudkan kreatifitas siswa, apa salahnya kegiatan itu dijalankan oleh OSIS di secara mandiri. Kemudian kita melihat dana OSIS di sekolah sangat jarang dikelola langsung oleh OSIS nya, kerap kali dikelola oleh guru disekolah. Sehingga dikit-dikit kegiatan harus pengajuan dulu baru ada pencairan dana, kan menjadi penghambat dong bagi siswanya ” sambung Riko.

Riko juga menjelaskan dulu kadis Pendidikan Aceh itu pernah berjanji akan mendukung kegiatan yang akan kami buat yaitu kegiatan FGD dengan seluruh OSIS yang ada di Aceh dengan harapan para pengurus OSIS mandiri dan mampu menyusun kegiatan dengan baik, kegiatan ini sudah kami ajukan sejak tahun 2022 namun sampai kini pihak dari dinas tidak memberikan kabar konkret padahal mereka yang membuat janji.

“Ya saya sendiri merasa kecewa dan merasa dikibulin oleh kadis pendidikan Aceh ini, pasalnya dulu kan dia sendiri yang menjanjikan tapi kini gak ada kejelasan” Pungkas Riko dengan kesal.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *