Pemkab Nagan Raya Catat Konsumsi Ternak Sapi Dan Kerbau Capai 1.800 Ekor/Tahun

NAGAN RAYA, BidikIndonesia.com Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh mencatat jumlah konsumsi ternak sapi dan kerbau oleh masyarakat di daerah tersebut setiap tahun nya berkisar antara 1.600 ternak hingga 1.800 ekor ternak per tahun.

“Jumlah ini kami temukan sesuai dengan jumlah sapi dan kerbau yang selama ini disembelih setiap tahunnya,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, drh Safridhal kepada ANTARA di Suka Makmue, Rabu.

Ia menjelaskan, pada tradisi meugang tahun 2024 menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini misalnya, jumlah ternak sapi jantan yang disembelih mencapai 153 ekor dan jumlah ternak sapi betina yang disembelih sebanyak 42 ekor.

Bacaan Lainnya

Kemudian untuk ternak kerbau jantan yang disembelih berjumlah sebanyak 231 ekor, dan jumlah ternak kerbau betina yang disembelih berjumlah 75 ekor.

Sehingga total ternak sapi dan kerbau yang disembelih pada satu tradisi meugang sebanyak 501 ekor.

Safridhal menjelaskan, di Aceh terdapat tiga kali tradisi meugang yaitu tradisi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, tradisi menjelang Hari Raya Idul Fitri, serta tradisi menjelang Hari Raya Idul Adha setiap tahunnya.

“Jadi, dalam satu tradisi meugang ada sekitar 500-an ekor ternak yang disembelih, sehingga rata-rata yang disembelih ternak pada tradisi meugang di Nagan Raya mencapai 1.500-an ternak,” kata Safridhal menambahkan.

Selain itu, kata dia, angka tersebut belum termasuk jumlah ternak sapi dan kerbau yang disembelih pada momentum hari raya qurban atau Hari Raya Idul Adha, yang jumlahnya mencapai ratusan ternak.

Sementara itu, kata Safridhal, jumlah ternak yang dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Nagan Raya pada hari biasanya seperti tradisi kenduri, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dan tradisi lainnya juga diperkirakan mencapai seratusan ekor.

“Jadi, kalau rata-rata pemotongan ternak sapi dan kerbau di Nagan Raya Aceh setiap tahun nya mencapai antara 1.600 hingga 1.800 ekor ternak setiap tahunnya,” katanya.

Safridhal menyebutkan, angka konsumsi daging segar oleh masyarakat di Nagan Raya juga sangat tinggi, mengingat jumlah ternak yang disembelih setiap tahunnya juga sangat banyak.[Antara]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *