LPM UIN Ar-Raniry Genjot Mutu Karya Ilmiah Mahasiswa

Guna menggenjot kualitas karya ilmiah UIN Ar Raniry, khususnya publikasi mahasiswa berbentuk skripsi dan artikel ilmiah, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry laksanakan Kegiatan Peningkatan Mutu Tugas Akhir Mahasiwa yang berlangsung di Ruang Meeting LPM II kampus setempat, di Kawasan Darussalam, hari ini (11/10/2022).

 

Dalam pelaksanaan kegiatan dimaksud, LPM UIN Ar Raniry menghadirkan dua pemateri. Dari internal UIN Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu UIN Drs. Khatib A. Latief, MLIS dan pemateri exkternal Muslem Daud, S.Ag, M.Ed, Ph.D.

Bacaan Lainnya

 

Dibuka Wakil Rektor 3

Kegiatan yang dipandu dan Dr. Husna Amin, M.Hum dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof. Dr. Saifullah, M.Ag.

 

Di dalam sambutannya Prof Saifullah menjelaskan bahwa mutu karya ilmiah sangat penting ditingkatkan karena karya ilmiah yang tidak bermutu tidak akan dibaca oleh orang.

 

Sekarang dunia memasuki 4.0 dan 5.0 di mana segala sesuatu terstandarisasi. Hal hal yang tidak terstandar akan mengalami disrupsi tersendiri. Mahasiswa ke depan menghadapi banyak tantangan karenanya literasi skill penulisan karya ilmiah yang bermutu menjadi indikator utama.

Setelah pembukaan dan arahan dari Wakil Rektor 3, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Peningkatan Mutu Tugas Akhir dan Penggubahan Tugas Akhir Menjadi Artikel Jurnal. Untuk sesi pertama difasilitasi oleh Khatib A. Latief. Sementara untuk sesi ke dua giliran Muslem Daud, S.Ag, M.Ed, Ph.D yang menjadi pembicara.

 

Peningkatan Mutu Tugas Akhir

Dalam pemaparannya Khatib A. Latief membahas mekanisme penulisan tugas akhir mahasiswa yang merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa sebagai salah satu syarat kelulusan/ menjadi sarjana.

 

Mantan Kepala UPT Perpustakaan UIN Ar Raniry periode yang lalu tersebut menjelaskan bahwa penelitian merupakan suatu siklus yang dimulai dari identifikasi masalah. Proses indentifikasi masalah sangat penting karena kelanjutan dari penelitian banyak ditentukan pada pemilihan masalah.

 

Penelitian kata Khatib tidak ada jika tidak ada masalah tetapi tidak semua masalah layak untuk diteliti. Karena dua hal yang menentukan apakah sebuah masalah layak untuk diteliti atau tidak yaitu masalah harus mempunyai nilai keilmuan dan nilai penelitian. Dua kriteria tersebut harus menjadi pertimbangan dasar mahasiswa saat memilih masalah.

 

Sementara dalam perumusan masalah, terdapat pertanyaan singkat, padat, dan tepat tentang permasalahan yang akan diteliti. Rumusan ini memberikan arah penelitian;  memiliki nilai keilmuan dan nilai penelitian; dan umumnya dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan, ujar mantan praktisi pendidikan dan Provincial Coordinator USAID-Dicentralized Basic Education 2, periode 2006-2012 lalu tersebut.

 

Siklus akhir dari penelitian adalah analisis data kata Dosen Senior Fakuktas Adab dan Humaniora. Analisis data  penelitian kuantitatif berbeda dengan penelitian kualitatif. Hal ini katanya sesuai dengan paradigma masing masing jenis penelitian tersebut, tutupnya

Penggubahan Tugas Akhir Menjadi Artikel Jurnal

Sementara itu, dalam sesi berikutnya, Muslem Daud tampil membahas teknik mengubah skripsi menjadi artikel ilmiah. Muslem mengatakan bahwa hal pertama perlu dilakukan adalah menelaah kembali skripsi supaya sejalan dengan etika dalam menulis artikel Ilmiah.

 

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Serambi Mekkah (USM) tersebut melanjutkan untuk mengenali jurnal mana yang ingin dipublish; memastikan artikel dan juga skripsi belum pernah dipublikasi; mengambil salah satu bahasan/ rumusan masalah yang menarik; mengikuti alur rumusan, metode, hingga kesimpulan.

 

Teknik-teknik lain yang tidak kalah pentingnya adalah mencari bagian mana lagi yang kira-kira mengandung novelty (kebaruan atau temuan dari sebuah penelitian) yang ada dalam bahasan skripsi; lalu mengubah format skripsi ke format artikel jurnal dituju; dan melakukan konsultasi dengan editor jurnal dimaksud.

 

Muslem menambahkan bahwa mengikuti format jurnal dituju; mengirim artikel ke jurnal; memperbaiki saran-saran  jurnal juga signifikan. Hal terakhir ini urgen mengingat tidak semua jurnal punya format yang sama, ujar Koordinator Science and Technology Index-Sinta LLDIKTI Kemendikbudristek RI Wilayah XIII tersebut.

 

Testemoni Peserta

Salah seorang mahasiswi yang antusias mengikuti kegiatan dimaksud berterima kasih kepada LPM UIN atas pelaksanaan kegiatan bagus ini. Ini sangat membantu kami dalam menyelesaikan penulisan skripsi. Juga menggubah bagian-bagian skripsi menjadi artikel jurnal, pangkas mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang meminta supaya tidak ditulis namanya.

 

Sementara Dr. Husna Amin, M.Hum mengatakan saking antusiasnya mahasiswa yang mendaftar, acara harus diadakan dua hari mulai 11-12 Oktober 2022. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini diikuti 70 mahasiswa/i dan merupakan gelombang 1 dari berbagai prodi yang tersebar dalam tiga fakuktas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakuktas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humanira.

 

Terpantau, kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa/i yang sedang menyelesaikan tugas akhir tersebut berlangsung aktif dan interaktif berakhir hingga sore hari. Kiranya apa yang dilakukan LPM UIN ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas mutu skripsi dan juga artikel ilmiah yang pada akhirnya mendongkrak mutu publikasi UIN Ar-Raniry ke depan. Semoga

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *