Diduga Gunakan Ijazah Palsu Oknum Geuchik Gampong Jurong Binjee Simpang Mamplam Bireuen

BIREUEN, BidikIndonesia.com Seorang oknum Kepala Desa (Geuchik) Gampong Jurong Binjee, Kecamatan Simpang Mamplam, kabupaten Bireuen, berinisial ZF Tak henti-hentinya dibicarakan oleh warga setempat, hingga menjadi buah bibir masyarakat Gampong tetangga.

Gegara Oknum Geuchik tersebut, menggunakan ijazah paket C yang diduga palsu, ketika ia mencalonkan diri menjadi Geuchik Gampong Jurong Binjee, hingga ianya terpilih sebagai Geuchik Gampong tersebut.

“Beberapa warga setempat pada media ini mengatakan, Sabtu (16/3/2024), Oknum Geuchik terpilih itu, diduga menggunakan ijazah palsu, bermula saat proses pencalona dirinya jadi Geuchik dan kuat dugaan di bekengi oleh para oknum perangkat Gampong Jurong Binjee ketika itu.” Terang Warga tersebut yang namanya tak ingin di sebutkan pada media.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, pada awal penyerahan berkas calon Geuchik Gampong Jurong Binjee, oknum Geuchik terpilih sempat menyerahkan berkas dokumen yang ijazahnya, di keluarkan oleh Salah satu dayah/pesantren di kecamatan yang sama.

Namun, Ijazah tersebut, setelah diverifikasi oleh pihak Panitia Pemilihan Geuchik Gampong Jurong Binjee dan pihak kecamatan Simpang Mamplam saat itu, ternyata riwayat pendidikan dan ijazah dari Dayah/pesantren yang tidak tervalidasi atau tercatat di Dinas Pendidikan manapun.

Sehingga, Ijazah dari Dayah yang pertama di lampirkan oleh oknum Geuchik terpilih itu, di diangap gugur, dan menurut keterangan warga setempat, sumber media ini, pihak kecamatan Simpang Mamplam, diduga sempat meminta oknum Geuchik tersebut, dalam jangka 1×24 Jam, oknum Geuchik dimaksud, segera mencari ijazah lain untuk syarat calon Geuchik ketika itu,” jelas sumber media ini.

Tambahnya, “Tidak sampai satu kali 24 jam, oknum Geuchik terpilih, langsung menyerahkan Ijazah Paket C kepada Pihak panitia Pemilihan Geuchik P2G Jurong Binjee, yang baru di bentuk kembali oleh pihak tuha Peut Gampong tersebut.

Sementara itu, Pihak Panitia Pemilihan Geuchik P2G Gampong Jurong Binjee, kecamatan Simpang Mamplam, Rijal sebagai ketua dan Munzir Sebagai Sekretaris, yang di hubungi media ini, mengatakan pihaknya, Sesuai dengan tugas dan S O P nya, semua berkas dokumentasi yang menjadi syarat bagi peserta calon Geuchik Gampong Jurong Binjee saat itu.” Terang Rijal ketua P2G.

Dan Telah dilakukan Verifikasi semua berkas calon, tidak di temukan dugaan, adanya ijazah Palsu, dan memang Geuchik terpilih, menggunakan ijazah paket C tamatan Dari Yayasan baitul ilmi, yang beralamat di Gampong geulanggang Bireuen.

Dan Ijazah tersebut diterbitkan pada tahun 2008 di tandatangani oleh kepala dinas pendidikan kabupaten Bireuen masa itu.”Jelasnya.

Seorang tokoh masyarakat Gampong Jurong Binjee, meminta pihak penegak hukum di Negeri Kota juang tersebut, dengan bukti-bukti yang ada, sebanyak dua lembar Ijazah yang dimiliki oleh oknum Geuchik terpilih itu.

Maka dirinya, meminta Pihak APH kabupaten Bireuen, melakukan penyelidikan, terkait Keaslian dan ke Apsahan dua lembar ijazah yang dimiliki oknum Geuchik Gampongnya, Sebab dengan dugaan tidak jelasnya dan dugaan ijazah palsu di gunakan Geuchik Gampong Jurong Binjee.

Sejak Persoalan itu muncul, Keharmonisan, kerukunan masyarakat di Gampong Jurong Binjee, yang dulunya baik sekarang jadi terpecah belah, gegara persoalan tersebut, yang menjadi buah bibir masyarakat setiap hari di warung-warung di Gampong tersebut. ” kata tokoh itu.

Sementara itu oknum Geuchik tersebut belum dapat tersambung sampai berita ini ditayangkan.[Wartatribunsumut]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *